Home / Blog / Mengapa Poker Online Memiliki Senioritas di Antara Pemainnya?

Mengapa Poker Online Memiliki Senioritas di Antara Pemainnya?

Dominasi yang Lebih Tua dan Berpengalaman

Apa itu senioritas? Senioritas adalah keadaan di mana individu atau kelompok manusia yang lebih tua berada dalam kasta yang tinggi. Singkatnya senioritas adalah dominasi yang lebih tua sedangkan yang lebih muda berada di bawah. Praktik senioritas ini hampir selalu ada di mana-mana. Keadaan di mana yang tua merasa lebih superior daripada yang lebih muda.

Sifat alami manusia yang memang selalu ingin berada di atas dan orang lain menjunjungnya tinggi sudah mengakar pada diri setiap individu. Senior yang ada di atas akan menginjak-injak junior atau yang memiliki posisi jauh di bawahnya. Perlakuan semena-mena inilah yang harus kita semua hentikan. Tidak ada untungnya mempertahankan posisi ini.

Dampak buruk dari hal ini adalah munculnya rasa ketidaksukaan terhadap sosok pemimpin yang lebih tua dan terkesan semena-mena dan seenaknya sendiri. Selain itu bisa menjadi contoh yang buruk untuk para kaum muda. Karena mereka akan melihat sosok yang lebih tua melakukan hal yang seharusnya tidak patut mereka lakukan.

Sayangnya budaya seperti ini akan sangat sulit kita hentikan. Budaya ini sudah menyebar ke berbagai aspek kehidupan dan bukan hanya dalam aspek formal seperti pekerjaan atau bahkan pendidikan. Sifat natural manusia yang ingin menjadi superior dari sesamanya memang sangat merepotkan. Karena hanya bisa memberikan dampak buruk atau negatif yang lebih besar daripada dampak baik atau positifnya.

Senioritas dalam Poker Online yang Meresahkan

Banyak orang akan berpikir bahwa tidak masalah dengan sedikit senioritas di antara pemainnya. Kebanyakan akan berpikir tidak ada salahnya memberi pelajaran terhadap permain baru atau pemula. Tidak ada salahnya dengan mengejek pemain baru atau pemula dengan permainannya yang buruk. Dengan pola pikir begitu, mereka yang merasa sudah lama menyelam dalam dunia poker online merasa lebih superior. Sedangkan pemain baru atau pemula yang mereka ejek dan rendahkan termasuk ke dalam golongan inferior.

Beginilah buruknya senioritas sebenarnya. Dengan merasa lebih superior dan memiliki posisi lebih tinggi jika dibandingkan dengan pemula mereka akan merasa puas. Jika mereka tidak memiliki pembanding seperti pemula atau pemain yang baru saja belajar bermain poker online. Mereka akan kebingungan dan tidak bisa berbuat apa-apa.

Penyebab Adanya Senioritas dalam Poker Online

Mengapa mereka yang merasa lebih hebat dan lebih tua ingin menunjukkan kesenioritasannya pada pemain baru atau pemula? Kebanyakan jawaban yang keluar mungkin karena ingin memberi pelajaran kepada pemain baru atau pemula. Kadang jawaban yang keluar juga karena ingin menunjukkan bagaimana kerasnya permainan poker online. Padahal sebenarnya jauh dari itu.

Jawabannya sederhana, itu adalah sifat alami manusia seperti yang saya sebutkan sebelumnya. Mereka ingin berada di atas dan memiliki sesuatu hal yang bisa mereka gunakan sebagai ‘penyangga’. Dalam hal ini, ‘penyangga’ yang saya maksud adalah para pemain baru atau pemula. Lalu kenapa mereka ingin berada di atas dan menguasai segala yang ada di bawahnya? Jawabannya lebih sederhana lagi, mereka hanya ingin membuktikan keberadaan mereka. Mereka hanya ingin membuktikan eksistensinya dalam dunia kecil yang disebut poker online ini. Dengan menjadi sosok yang berada di atas, mereka otomatis diakui oleh yang bawah. Dengan mengukuhkan keberadaan mereka, mereka berharap bisa orang lain akui juga.

Melakukan hal hina hanya demi agar keberadaan mereka diakui. Manusia memang makhluk yang sulit kita pahami. Padahal kita sendiri juga manusia.

Memang sebaiknya budaya seperti ini kita hilangkan saja. Karena tidak memiliki dampak baik sama sekali. Bahkan kemungkinan terburuknya seorang pemain baru atau pemula bisa saja menjadi depresi karena rundungan orang yang lebih ‘tua’. Dampak buruk yang timbul lebih besar daripada dampak baiknya.

Akhir Kata

Senioritas yang memang sudah menjadi sifat alami manusia akan sulit kita hilangkan. Mengapa? Karena pelakunya memiliki alasan yang sangat mendasar yaitu ingin eksistensinya diakui oleh orang lain. Meskipun itu berarti dengan menginjak-injak orang lain yang berada di bawahnya. Tetapi alasan seperti itu tidak berguna untuk justifikasi. Karena kerugian yang timbul tidak sebanding dengan eksistensi manusia hina yang merasa berada di atas.

Related Post

Subscribe to our newsletter